Powered By Blogger

Kamis, 17 Januari 2019

Selasa, 25 Mei 2010

Amir Hamzah, Tengku (1911-1946)

Sastrawan Pujangga Baru

Lahir sebagai seorang manusia penyair, 28 Februari 1911 di Tanjung Pura, Sumut. Sastrawan Pujangga Baru ini dianugerahi Pahlawan Nasional. Keluarga kesultanan Langkat, bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Indera Putera, ini wafat di Kuala Begumit, 20 Maret 1946 akibat revolusi sosial.



Norbertus Riantiarno (Nano)

Pendiri Teater Koma

Pendiri Teater Koma (1 Maret 1977) Norbertus Riantiarno yang akrab dipanggil Nano lahir di Cirebon, 6 Juni 1949. Suami dari aktris Ratna Riantiarno ini seorang aktor, penulis, sutradara dan tokoh teater Indonesia. Nano, terpilih sebagai penerima Anugerah Teater FTI 2008.

Sanusi Pane (1905-1968)

Sastrawan Pujangga Baru

Sanusi Pane, sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru. Pria kelahiran Muara Sipongi, Sumut, 14 November 1905, ini juga berprofesi guru, redaktur dan aktif dalam dunia pergerakan politik, seorang nasionalis yang ikut menggagas berdirinya “Jong Bataks Bond.” Wafat di Jakarta, 2 Januari 1968.



Wim Umboh (1933-1996)

Sutradara Film-film Cinta

Sutradara film-film cinta Indonesia kelahiran Manado, 26 Maret 1933, ini meraih 27 Piala Citra, sebagian sebagai sutradara terbaik, khususnya film cinta. Dia merilis kl 59 film cinta. Saat menikah ketiga kalinya, dia masuk Islam dengan nama baru, Achmad Salim. Dia meninggal di Jakarta, 24 Januari 1996

Chairil Anwar (1922-1949)

Penyair Legendaris Indonesia

Puisi-puisi "Si Binatang Jalang" ini telah menjadi inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan bangsanya. Pria kelahiran Medan, 26 Juli 1922, ini seorang penyair legendaris yang karyanya hidup dalam batin sepanjang zaman. Buktinya, Chairil, yang meninggal 28 April 1949, masih dianugerahi DKB Award 2007

Benyamin Sueb (1939 - 1995)

Seniman Betawi Serba Bisa

Benyamin SuebIa menjadi figur yang melegenda di kalangan masyarakat Betawi khususnya karena berhasil menjadikan budaya Betawi dikenal luas hingga ke mancanegara. Celetukan ‘muke lu jauh’ atau ‘kingkong lu lawan’ pasti mengingatkan masyarakat pada seniman Betawi serba bisa yang pernah menyabet dua Piala Citra ini.


Seni dan kreatifitas adalah suatu kemampuan manusia untuk menciptakan sesuatu yang baru dan mengasikan.dan mampu memberikan suatu kebahagiaan tersendiri kepada orang banyak.